Evaluasi dan Apresiasi
A. MENILAI BUKU
Resensi adalah tulisan berupa ulasan, penilaian, atau evaluasi terhadap sebuah karya (fiksi atau nonfiksi).
Tujuan resensi adalah memberikan gambaran mengenai isi, keunggulan, dan kelemahan karya agar pembaca dapat memutuskan untuk membacanya atau tidak.
Unsur-Unsur Resensi Karya Fiksi
Meresensi karya fiksi (novel, cerpen, drama) melibatkan penilaian terhadap dua jenis unsur:
1. Unsur Intrinsik (Elemen dari dalam karya):
• Tema (ide pokok).
• Tokoh atau Penokohan (karakter dan penggambaran watak).
• Alur (plot) (rangkaian peristiwa).
• Latar (setting) (tempat, waktu, suasana).
• Sudut Pandang (point of view).
• Gaya Bahasa.
• Amanat (pesan moral).
2. Unsur Ekstrinsik (Elemen dari luar karya):
• Latar Belakang Pengarang (kehidupan, pandangan).
• Kondisi Sosial Budaya (keadaan masyarakat saat karya ditulis).
• Nilai-Nilai Sosial (norma yang tercermin).
• Situasi Politik dan Ekonomi.
Struktur Resensi
Resensi tersusun atas beberapa bagian:
• Identitas Karya (judul, pengarang, penerbit, dll.).
• Orientasi (gambaran umum buku).
• Sinopsis (ringkasan isi cerita).
• Penilaian (uraian unsur intrinsik dan ekstrinsik, kelebihan, dan kekurangan).
• Rekomendasi (simpulan kelayakan buku untuk dibaca).
B.Drama
Definisi: Ragam sastra yang disajikan dalam bentuk dialog dan bertujuan untuk dipentaskan.
1. Unsur-Unsur Drama
○ Tema: Ide pokok cerita.
○ Penokohan: Karakter tokoh, terdiri dari:
° Protagonis: Tokoh utama yang baik.
° Antagonis: Tokoh penentang kebaikan.
° Tritagonis: Tokoh penengah.
○ Alur: Rangkaian peristiwa yang membentuk jalan cerita.
○ Amanat: Pesan moral dari pengarang.
○ Perlengkapan Drama: Unsur pendukung pementasan (properti, kostum, tata rias, tata panggung).
2. Struktur Drama
○ Prolog: Bagian pembuka/pengantar cerita.
○ Dialog: Percakapan antar tokoh.
○ Epilog: Bagian akhir/penutup yang menyampaikan inti sari atau pesan.
C. Teks Biografi
Definisi: Tulisan yang berisi kisah hidup seseorang (perjalanan, perjuangan, pencapaian, dan pengaruh) yang ditulis oleh orang lain.
Merupakan salah satu bentuk teks cerita ulang yang disajikan secara kronologis. Mengandung unsur penokohan, latar, dan alur kejadian.
1. Tujuan Teks Biografi
▪︎ Mengetahui kelebihan tokoh.
▪︎ Memaparkan pemikiran tokoh.
▪︎ Mengambil hikmah dan menerapkannya.
▪︎ Menjadi bahan renungan atau refleksi.
2. Ciri-Ciri Teks Biografi
▪︎ Berdasarkan fakta sejarah/kejadian nyata.
▪︎ Menggunakan gaya bahasa naratif dan deskriptif.
▪︎ Menceritakan peristiwa secara kronologis (berurutan waktu).
▪︎ Memuat nilai-nilai keteladanan.
▪︎ Menggambarkan kepribadian tokoh secara detail.
3. Struktur Teks Biografi
▪︎ Orientasi: Pengenalan tokoh secara umum (nama, tanggal lahir, latar belakang keluarga).
▪︎ Peristiwa atau Masalah: Kisah atau proses tokoh dalam menggapai cita-cita (peristiwa penting, membanggakan, dsb.).
▪︎ Reorientasi: Kesimpulan/penutup berupa pandangan atau evaluasi penulis terhadap tokoh.
4. Jenis Teks Biografi
▪︎ Biografi Perjalanan Hidup: Menceritakan seluruh hidup tokoh.
▪︎ Biografi Karier: Fokus pada karier dan pencapaian profesi.
▪︎ Biografi Singkat: Mengulas sebagian kecil atau aspek tertentu dari kehidupan tokoh.
D.Teks Prosedur
Definisi: Teks yang berisi arahan atau langkah-langkah sistematis untuk memberikan instruksi dalam melakukan atau menyelesaikan suatu kegiatan.
Tujuan: Menjelaskan kegiatan secara tepat dan akuratagar pembaca dapat mengikuti proses membuat sesuatu, melakukan pekerjaan, atau menggunakan alat.
1. Struktur Teks Prosedur
□ Judul: Nama kegiatan.
□ Tujuan (Opsional): Hasil akhir yang ingin dicapai.
□ Alat dan Bahan (Opsional): Daftar perlengkapan yang dibutuhkan.
□ Langkah-Langkah (Utama): Bagian inti yang harus tepat dan berurutan.
□ Penutup (Opsional): Kesimpulan, rekomendasi, atau imbauan.
2. Jenis Teks Prosedur
□ Protokol: Langkah-langkah sederhana dan mudah dipahami.
□ Teks Prosedur Sederhana: Langkah-langkah singkat (2-3 langkah).
□ Teks Prosedur Kompleks: Langkah-langkah berjenjang dan memiliki sublangkah.
E.Teks Pidato
Definisi: Pengungkapan pikiran dalam bentuk kata-kata yang ditujukan kepada banyak orang, berupa wacana yang disiapkan untuk diucapkan di depan khalayak.
Tujuan: Menyampaikan informasi (informatif), meyakinkan (argumentatif), memotivasi (persuasif), atau menghibur (rekreatif).
1. Metode dalam Berpidato
1. Serta Merta/Impromptu: Spontan, tanpa persiapan.
2. Naskah/Manuskrip: Membaca naskah lengkap.
3. Menghafal/Memoriter: Menghafal naskah lengkap.
4. Catatan Kecil/Ekstemporan: Menggunakan kerangka pokok-pokok isi.
2. Struktur Teks Pidato
1. Pembuka: Salam, sapaan, puji syukur, pengantar topik.
2. Isi: Penjelasan dan argumentasi pokok masalah.
3. Penutup: Ringkasan, harapan, terima kasih, salam penutup.
3. Langkah-Langkah Menyusun Teks Pidato
1. Menentukan tema/topik.
2. Menentukan tujuan pidato.
3. Mengenali audiens.
4. Menyusun kerangka pidato.
5. Mengumpulkan bahan pendukung.
6. Mengembangkan isi/menyusun naskah.
7. Berlatih menyampaikan pidato.
Komentar
Posting Komentar