HUBUNGAN ANTAR 2 MATERI

 1. Hubungan dengan Majas Pleonasme & Kalimat Efektif

Materi pada link Facebook banyak mengoreksi pemborosan kata agar kalimat menjadi efektif.

Contoh: Larangan "Naik ke atas" (Materi di Facebook) dijelaskan dalam Materi di Blog sebagai Majas Pleonasme (penggunaan kata berlebih yang maknanya sama). Karena "naik" sudah pasti "ke atas".


2. Hubungan dengan Kata Sapaan & Kata Ganti (Pronomina)

Materi pada link Facebook mengatur cara menyapa audiens dengan lebih tepat dan elegan.

Contoh: Penggunaan "Hadirin" lebih efisien dibandingkan "Bapak Ibu hadirin yang kami hormati". Ini berkaitan dengan aturan Kata Sapaan dan penggunaan Pronomina agar teks memiliki Kohesi (kepaduan) yang baik.


3. Hubungan dengan Jenis Makna Kata

Materi pada link Facebook menghindari ungkapan yang logikanya salah secara makna.

Contoh: Larangan "Mempersingkat waktu" karena waktu tidak bisa dipendekkan, yang bisa dilakukan adalah "Mengefisienkan" penggunaannya. Ini berkaitan dengan Makna Leksikal dan Makna Denotatif (makna asli/sebenarnya) yang dipelajari pada Materi di blog.

Contoh lain: Kalimat "Waktu dan tempat kami persilakan" dianggap salah secara makna karena waktu dan tempat tidak bisa bicara. Maka secara Stilistika (gaya bahasa), sapaan harus ditujukan kepada orangnya (Pronomina Persona).


Kesimpulan: Materi pada Blog memberikan "alat analisis" bahasa, sementara Materi pada Facebook menunjukkan cara menggunakan alat tersebut agar komunikasi seorang MC menjadi profesional, logis, dan tidak bertele-tele.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Cara Belajar Yang Baik di Kelas IX